Respect !!

Ada yang tahu film 13 Reason Why ?, jadi film ini tuh merupakan serial Netflix yang diadaptasi dari novel best seller yang berjudul sama dan ditulis oleh Jay Asher.

13 Reasons Why menceritakan kehidupan seorang siswa yang telah meninggal karena bunuh diri, siswa tersebut bernama Hannah Baker, sebelum bunuh diri ternyata dia meninggalkan pesan berupa 13 rekaman tape yang berisi alasan kenapa dia melakukan tindakan tersebut.

Oh ya kalo kamu belum nonton mending nonton dulu soalnya seru banget filmnya ada banyak teka teki yang bikin kita penasaran dan juga banyak pelajaran yang bisa kamu petik dalam serial tersebut.

Saya pun telah selesai menonton film serial ini dan salah satu pelajaran yang menurut saya paling menarik dalam film 13 Reasons Why adalah pentingnya untuk bersikap Respect kepada orang lain.

Tentunya kita semua pasti pernah mendengar istilah respect kan, apa itu respect ?. Kebanyakan orang menerjemahkan istilah respect adalah dengan kalimat menghormati namun ternyata respect tidaklah sesederhana menghormati saja. Istilah respect mengandung makna substantif, filosofi yang sangat dalam dan luas.

Mungkin lebih baiknya istilah respect dipadupadankan dengan berbagai macam istilah lainya, selain menghormati respect juga harus dibarengi dengan menghargai, harus dibarengi dengan peduli, dan harus dibarengi dengan simpati dan empati.

Kenapa begitu ?. Coba kamu pahami ke empat istilah tersebut yang pertama menghormati, istilah satu ini lebih condong berkonotasi fisik ditimbang dengan subtantif. Ketika siswa berjalan di lorong gedung sekolah kemudia saling menyapa “Hai.. selamat pagi” dan dilanjutkan dengan memanggil nama maka hal itu dinamakan dengan menghormati tak peduli apakah setelah itu melakukan umpatan didalam hati atau menjelekanya secara diam diam kepada orang lain. Tetap saja bagaimanapun mengucapkan selamat pagi terlihat secara kasat mata menandakan bahwa dia hormat kepada orang lain. Bagaiman sepertinya belum cukup respect kan ?

Respect harus dibarengi dengan Istilah kedua yaitu menghargai orang lain. Menghargai lebih menjelaskan bagaimana cara kita untuk memperlakukan orang lain dengan baik (memanusiakan manusia). Hampir semua siswa memiliki rasa hormat dengan saling bertegur sapa ketika bertemu namun selepas itu mereka juga melakukan intimidasi kepada orang lain yang hal seperti itu disebut tidak menghargai orang lain dan pada akhirnya belum bisa dikatakan respect bukan ?

Istilah ketiga peduli kepada orang lain, baiklah seandainya mungkin ada siswa yang hormat saling bertegur sapa kemudian menghargai dengan memperlakukan orang lain dengan semestinya tetapi dia tidak peduli kepada orang lain. Ketika melihat siswa mengalami intimidasi dari orang lain dia hanya bisa menonton saja, tidak melakukan apa apa seperti tidak peduli. Sebenarnya peduli ini bisa di ibaratkan seperti sumber energi kehidupan yang membuat kehidupan menjadi lebih hidup, antusias, semangat dan bahagia untuk orang lain.

Istilah keempat simpati dan empati istilah ini berbarengan karena masih satu makna yaitu rasa prihatin, bedanya simpati bagi yang belum merasakan dan empati bagi yang pernah merasakan. Siswa selalu merasa serba salah ketika mengobrol dengan teman sekelasnya kemudian menyalahkan orang lain dan merasa dirinya yang benar. Simpati dan empati cobalah untuk duduk di kursi yang sedang diduduki orang lain, berdiri di posisi orang lain, dan rasakan bagaimana rasanya kamu berada diposisi orang lain, dengan simpati dan empati membuat orang menjadi rendah hati dan tahu diri.

Saya tahu mungkin saat ini diantara kalian para pembaca ada orang yang tidak setuju dengan pembahasan soal makna respect tersebut tapi cobalah sekarang kamu nonton film serial 13 Reasons Why dan saya pikir kamu akan berubah pikiran menjadi sepakat.

Sumber : Kompasiana

Tinggalkan Balasan